Selasa, 15 Oktober 2013
Perencanaan Audit
• Permulaan audit
1. Penunjukan ketua tim audit
Ketua tim memberi tanggung jawab menunjuk personel untuk mengelola program audit.
Pelaksanaan audit gabungan harus memperoleh kesepakatan antara organisasi yang melakukan audit, berkaitan dengan tanggung jawab setiap organisasi, khususnya yang terkait dengan kewenangan ketua tim yang ditunjuk untuk mengaudit.
2. Penetapan tujuan, ruang lingkup dan kriteria audit
Tujuan audit
Penentuan tingkat kesesuaian sistem sistem manajemen auditi dengan kriteria audit.
Evaluasi kemampuan sistem manajemen berdasarkan perundang-undangan.
Evaluasi keefektifan sistem manajemen
Identifikasi bidang sistem manajemen
Ruang lingkup audit mencakup lokasi fisik, unit organisasi, kegiatan dan proses yang diaudit serta periode waktu yang dicakup oleh audit.
Kriteria audit mencakup kebijakan, prosedur, standar, peraturan perundang-undangan, persyaratan sistem manajemen dan persyaratan kontrak yang berlaku.
3. Penentuan kelayakan audit
Informasi yang cukup dan sesuai untuk perencanaan audit
Kerjasama yang cukup dari audit
Waktu dan sumber daya yang mencukupi
4. Pemilihan tim audit
Proses untuk menjamin tim audit
Identifikasi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai tujuan audit
Pemilihan anggota tim audit sedemikian sehingga seluruh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan ada pada tim audit
5. Kontrak awal dengan auditi
Tujuan
Membentuk saluran komunikasi dengan perwakilan auditi
Mengkonfirmasi kewenangan untuk melaksanakan audit
Memberikan infirmasi tentang waktu dan komposisi tim audit yang diusulkan.
Meminta akses terhadap dokumen yang sesuai termasuk rekaman.
Menentukan aturan keselamatan yang berlaku dilapangan
Membuat pengaturan untuk pelaksanaan audit
Menyepakati kehadiran pemantau dan kebutuhan pemantau untuk kebutuhan tim audit.
• Pelaksanaan tinjauan dokumen
Dokumentasi audit harus ditinjau untuk menentukan kesesuaian sistem dengan kriteria audit serta laporan audit sebelumnya.
Peninjauan mencakup hubungan, sifat dan kompleksitas organisasi serta tujuan dan ruang lingkup audit.\
• Penyiapan kegiatan audit lapangan
1. Penyiapan rencana audit
Cakupan rencana audit
Tujuan audit
Kriteria audit dan dokumen acuan
Ruang lingkup audit
Tanggal dan lokasi kegiatan
Waktu yang diharapkan dan lamanya kegiatan audit dilapangan
Peran dan tanggung jawab anggota tim audit
Alokasi sumber daya
2. Penugasan tim audit
Penugasan tim audit harus mempertimbangkan kebutuhan terhadap keindependenan dan kompetensi auditor, penggunaan sumber daya secara efektif serta perbedaan peran dan tanggung jawab auditor.
3. Penyiapan dokumen kerja
Daftar periksa dan rencana sampling audit
Formulir-formulir untuk merekam informasi
• Pelaksanaan kegiatan audit lapangan
1. Pelaksanaan rapat pembukaan
Mengkonfirmasi rencana audit
Memberikan ringkasan kegiatan audit
Menginformasikan saluran informasi
Memberikan kesempatan kesempatan kepada auditi untuk memberikan pertanyaan
2. Komunikasi selama audit
Menginformasikan secara periodik perkembangan pelaksanaan audit dan setiap hal penting kepada auditi dan klien audit bila sesuai.
3. Peran dan tanggung jawab pemandu dan pengamat
Pelaksanaan kontak dan waktu untuk wawancara
Pengaturan kunjungan dilokasi
Pemastian bahwa aturan sesuai dengan kriteria.
Penyaksian audit atas nama auditi
Pemberian penjelasan dalam pengumpulan informasi
4. Metode Pengumpulan dan verifikasi informasi
Wawancara
Pengamatan kegiatan
Tinjauan dokumen
5. Perumusan temuan audit
6. Penyiapan kesimpulan audit
7. Pelaksanaan rapat penutup
• Penyiapan, pengesahan dan penyampaian laporan audit
1. Penyiapan laporan audit
Tujuan audit, ruang lingkup,
identifikasi klien dan ketua tim serta anggotanya
Tanggal dan lokasi tempat kegiatan audit lapangan
Kriteria audit
Temuan audit
Kesimpulan audit
2. Pengesahan dan penyampaian laporan audit
Diterbitkan dalam periode yang disepakati
Diberi tanggal dan disepakati sesuai periode yang disepakati
Disampaikan kepada penerima yang ditetapkan oleh klien audit.
Laporan audit adalah milik klien dan anggota audit harus menjaga kerahasiaannya.
• Penyelesaian Audit
Penyelesaian audit dinyatakan bila seluruh kegiatan yang diuraikan dalam rencana audit telah dilaksanakan dan laporan audityang disahkan telah didistribusikan.
• Pelaksanaan tindak lanjut audit
Kesimpulan audit dapat menunjukkan keperluan atau tindakan korektif pencegahan atau peningkatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar